Senin, 04 Agustus 2014

ANTARA KAMU DAN SAHABATKU ( A TIRBUTE TO AYANA SHAHAB )


Pagi itu aku masih tergeletak di atas kasurku meski jam di kamarku sudah menunjukan pukul 06.45, ahhh malas sekali rasanya hari ini, udara pagi yang begitu segar masih saja memaksaku untuk terus memejamkan mataku. Hingga akhirnya....

" anjrit mati gue, hari ini kan hari pertama gue masuk sekolah" kataku yang baru sadar kalo aku kesiangan

aku baru sadar akan hal itu, benar saja aku kesiangan lagi. aku segera bergegas ke kamar mandi, setelah beres, akupun bersiap berangkat kesekolah, dengan tergesa gesa aku berangkat kesekolah, semua kulakukan dalam tempo 10 menit, mulai dari mandi, berpakaian, sampai sarapan. ahhh sungguh ribet duniaku, maklumlah di usiaku yang masih remaja aku seperti sudah tinggal sendiri, karena orang tua ku terlalu sibuk dengan pekerjaannya. oh iya, perkenalkan namaku johan, aku adalah anak tunggal yang lahir dari keluarga berkecukupan sebenarnya tapi terlalu cukup hingga tak ada lebihnya sedikitpun, hahahaha. tapi itu bukan hal yang akan aku ceritakan.

Cerita ini bermula saat pertama aku masuk sekolah setelah libur panjang semesteran, saat sampai di sekolah aku benar benar telat, ya waktu telah menunjukan pukul 07.15. Aku terlambat 15 menit, tapi syukurlah karna ini hari pertama masuk sekolah dan KBM belum di mulai, aku masih aman. Sesampainya di kelas, Anggi sahabatku langsung menghampiriku dengan wajah yang berbinar.

" Ada apa ini anak? tumben sumringah bener" fikirku dalam hati
" Eh jo, lo ketinggalan kabar penting sob!" kata Anggi
" Kabar apaan? heboh bener lo!" kataku
" Ih, ini kabar hot banget, ada anak baru lho di kelas kita" kata Anggi
" Lah terus Hotnya disebelah mana?" tanyaku heran
" Anak barunya tuh cewe terus caem gitu men, parah cantik banget deh, sumpah!" kata Anggi

Sepintas aku tak begitu memperhatikan cerita Anggi, aku langsung menuju mejaku dan tak begitu menghiraukan omongan sahabatku yang agak bawel ini. Dia terus saja berkicau seperti burung yang belum di beri makan, tapi aku hanya menjawab semauku dan itu bukan hal baru buat kami, terutama aku sahabatnya, karna Anggi memang bawel sejak pertama kami bertemu, mungkin bawaan lahir, tapi ahh sudahlah.

Ruang kelas begitu ramai saat itu, suasananya tak jauh beda dengan pasar malam, sungguh mengherankan, mereka ini sudah duduk di bangku kelas XI SMA tapi kelakuannya lebih parah dari anak TK sekalipun, tapi tiba tiba suasana jadi tenang dan mendadak tertib, ya terang saja, Bu Indah datang dengan seorang cewek manis, ini mungkin anak baru yang Angga ceritakan. Ternyata dugaanku benar, ia memang anak baru yang Angga ceritakan.

" Pagi anak anak...." kata Bu Indah
" Pagiii bbuuuuuuu...." jawab semua murid
" Nah kali ini akan ada teman baru yang akan bergabung dengan kelas kalian" kata Bu Indah
" Wihh siapatuh bu, malaikat ya? Cantik banget" celetuk Angga
" Ssstttt... Angga, gak boleh begitu, nah silahkan perkanalkan nama kamu" kata Bu Indah
" Hallo semua, Namaku Ayana, salam kenal..." kata Ayana

Perkenalanpun berlangsung singkat, kini kami tau jika anak baru ini bernama Ayana, ku akui anak ini benar
benar cantik, dengan wajah polosnya, mata sayunya, senyum manisnya, ahh ia benar benar membuatku salah tingkah meskipun ia berdiri beberapa meter didepanku. Belum selesai aku mengagumi sosok manis Ayana, tiba tiba Bu Indah mengagetkanku, ia melihat kursi sampingku kosong, dan ia menyuruh Ayana agar duduk disampingku. Sesaat rasanya jantungku serasa berhenti berdetak, aku seakan tak bisa bernafas, aku tak pernah menduga sosok secantik bidadari ini akan duduk satu meja denganku, ahhh gilaaa..... aku hanya bisa terdiam tanpa bisa berucap. Ayanapun duduk di sampingku, aku hanya bisa terdiam, sesekali aku melirik kearahnya dan saat mata kami bertatapan dan ia tersenyum, rasanya aku ingin mati saat itu juga. hingga akhirnya ia menyapaku untuk mencairkan suasana yang antara kami yang sempat kaku.

" Hi, nama kamu siapa?" kata Ayana
" aaa... aaa.. aaakkkuuu... Johan, salam kenal" jawabku gugup
" Ohh, iya salam kenal juga" kata Ayana
" Kamu pindahan dari mana?" kataku
" Aku... nanti juga kamu tau kok" kata Ayana

Sesaat aku heran, kenapa ia tak mau menjawab pertanyaanku, tapi ah aku juga tak mau menyelidiki terlalu jauh, aku tak mau ia menganggapku kepo, kesan pertama yang gak baik. Waktu pun tak terasa cepat berlalu, aku mulai akrab dengan Ayana, ternyata dibalik sosok cantik ini, ia adalah anak yang lugu, polos, kadang lemot, sekaligus lucu, dan agak sedikit pemalu, tapi yang pasti ia adalah anak yang ramah dan rendah hati.Waktu istirahatpun tiba, aku segera menuju ke kantin dengan sahabatku, Anggi, sepanjang jalan dari kelas ke kantin anggi tak berhenti menanyakan Ayana.

" Ya ampun Anggi, lo baru pertama apa liat cewe cantik?" kataku
" Ah gila, kalo yang ini luar biasa, Per to the  Fect" kata Anggi
" Ahh nenelo Perfect! Eh, lo fikir gue siapanya dia sampe semuanya ditanyain ke gue" kataku
" Kan lo temen semejanya dia" kata Anggi
" Ebuseh, baru itungan jam kelleess... udah ah yuk cabut" kataku
" Kemana?" kata Anggi heran
" Ke kelaslah... yuk ahhh..." kataku

Aku segera menuju kekelas, meskipun waktu istirahat masih cukup lama, aku lupa Ayana tak ku ajak ke kantin, ia anak baru yang mungkin saja lokasi kantinpun masih belum ia ketahui, ahh bodohnya aku. Sesampainya di kelas...

" Alah alah, itu anak kenapa? sakit kali ya? kok tidur?" kata Anggi
" Wah iya tuh Nggi, gimana nih?" kataku
" Apa perlu gue bawa ke UKS terus gue yang nungguin deh" kata Anggi
" Ahhh modus banget itusih, coba cek dulu" kataku

Aku dan Anggi segera menghampiri Ayana, dengan perlahan aku mencoba membangunkannya agar ia tak merasa terganggu atau kaget. Tak lama si gadis bermata sayu ini bangun.

" Wahhh udah abis ya jam istirahatnya" kata Ayana dengan polosnya
" Enggak, masih lama kok, maaf kita bangunin kamu, kita fikir kamu sakit" kataku
" Engak kok, aku gak papa, aku emang suka gini, hehehhehe" kata Ayana
" Wahh.. kamu tuh lucu ya, masa bisa tidur dimana aja" kata Anggi
" Iya, kadang aku juga gak ngerti, aku gampang banget tidur" jawab Ayana

Aku segera menawarkan Jus Mangga yang ku beli di kantin, dengan malu malu Ayana langsung menerima pemberianku. Sejak saat itu hubungan persahabatan antara aku, Ayana dan Anggi makin akrab, kini kami ber3 sudah seperti potongan puzle yang saling melengkapi dan tak seru jika salah satu antara kami ber3 tidak ada. Hari hari terus berlalu, awalnya rasa kagum itu sempat menghilang, mungkin karena aku telah terbiasa dekat dan menganggap Ayana adalah seorang sahabat saja, tapi hati kecilku tak bisa berbohong, aku tak bisa menampik jika aku memang telah jatuh cinta pada cewe cantik bermata sayu ini. Hingga pada suatu hari, Anggi mengucapkan hal yang tak pernah ku duga.

" Sob, kayaknya gue suka deh sama Ayana, tapi gimana ya?" kata Anggi
" Apa nggi?" kataku kaget
" Biasa aja kali tampang lo, gak usah sekaget itu juga, ia lo taukan Ayana sahabat kita tapi gue kok akhir akhir ini kefikiran dia terus ya?" kata Anggi
" Kalo kefikiran sahabat wajar kali, masa gitu doang suka" kataku
" Ini beda, selama kita sahabatan gue gak pernah mikirin loe sampe segininya" kata Anggi
" Dan gue gak pernah berharap difikirin lo sampe segitunya, hahahaha" kataku
" Yaelah ini anak, serius gue, gue suka nih sama Ayana, lo mau tolongin gue kan?" kata Anggi

Belum sempat ku menjawab pertanyaan Anggi, tiba tiba Ayana datang. Seperti biasa ia tampak manis dengan rambut poninya, dengan tatapan polos dari mata sayunya, aku hanya bisa tertegun melihatnya. Entah apakah ia sadar akan betapa cantik dirinya.

" Hayoo lagi  pada ngapain? ngomongin aku yah? kata Ayana
" Ihh engaak kok kamu aja yang geer!" Jawabku
" Tau nih, yeeee..." ledek Anggi
" Hmmhhh biasa aja kali" kata Ayana yang ngambek dan langsung melangkah pergi

kufikir sikap kami berdua takan membuatnya marah, akupun refleks menahan langkahnya, ku tarik tanganya dan saat itu entah kenapa aku merasakan ada getaran lain di hatiku, saat ku genggam lembut tanganya, aku seperti tak ingin melepasnya, sampai ku sadar kalau ada Anggi disitu dan aku segera melepaskannya.

" Yaelah maaf ay, kita bercanda kok, kok marah sih?" kataku mencoba mencairkan suasana
" Habisnya kalian rese" kata Ayana yang malah tersenyum
" Iya kita minta maaf, kita fikir kamu gak akan marah" kata Anggi

Taklama bell masukpun berbunyi, aku, Ayana dan Anggi segera bergegas masuk kelas, tak banyak hal spesial yang ku lewati dikelas hari ini, kecuali saat ku menikmati seyuman indah si putri tidur Ayana, ya kini aku dan Angga memanggilnya Miss MataSayu atau Si tukang tidur, karena kebiasaanya yang mudah tidur meski di kelas. Waktu terus berlalu, hingga akhirnya Bell pulangpun berbunyi, Aku segera bergegas kerumahku, tapi tak lama aku sampai di rumah tiba tiba Ayana menelphoneku.

" Hallo, ada apa Ayy?" kataku
" Johan, kamu ada waktu gak? aku mau minta anter kerumah temenku bisa nggak? kata Ayana
" Bisa kok bisa, emang temen yang mana Ayy? setauku temenmu disekolah cuma aku sama Anggi" kataku
" Ya ampun temen di luar sekolah keelleessss" kata Ayana
" Ooohh iya deh maaf, yaudah aku jemput kamu ya!" kataku

Tanpa fikir panjang segera ku ganti seragam sekolahku, tanpa berlama lama aku segera menghidupkan motorku dan langsung tancap gas menuju rumah Ayana. Sesampainya disana, ia ternyata sudah siap, dengan gayanya yang santai namun tetap cantik dan feminim. ahhh ia sungguh cantik hari ini fikirku, akupun sempat terdiam menatap sosok gadis manis bermata sayu ini. Hingga ia menepuk pundakku dan menyadarkanku dari semua lamunanku.

" Heh, kok malah bengong?" kata Ayana
" Ehh iya, berangkat yuk!" ajakku pada Ayana
" Oke deh bos" kata Ayana

Aku mulai memacu motorku kearah yang sudah ayana tunjukan sebelumnya. Sepanjang jalan aku sempat curiga, kenapa ia tak berkata apapun, apa jangan jangan ia, ternyata benar dugaanku, ia tertidur. Tapi aku terus melaju, sungguh indah rasanya dunia saat itu, Ayana tertidur dan menyandarkan kepalanya di pundakku. Andai saja aku bisa mengutarakan rasa ini padanya, andai saja ku bisa melupakan Anggi sahabatku sesaat, tapi belum sempat ku temukan jawaban dari semua tanyaku, kami tiba di lokasi yang kami tuju.

" Ayy bangun Ayy udah sampe" kataku
" Lohh kok ceper banget yah sampenya, gak kerasa deh" kata Ayana
" Yaampun gimana mau berasa, kamu itu dari tadi tidur" kataku
" Ehhh... Yaa maaf Jo, hehehehe" kata Ayana

Ayana langsung menuju rumah yang kami datangi, cukup lama juga ia berdiri di depan pintu, ia terus berusaha memastikan penghuni rumahnya ada di rumah. tapi tak lama ia kembali ke tempatku, dengan muka yang sedikit cemberut ia menghampiriku.

" Kamu kenapa? temennya mana?" kataku
" Gak ada dirumah Jo, bete deh! masa jauh jauh langsung pulang lagi?" kata Ayana
" Yeeehhh emang kamu gak janjian sebelumnya Ayy?" kataku
" Enggak, heheehhee" kata Ayana
" Yaampun kamu ini, yaudah gimana kalo sekarang kamu ikut aku?" kataku
" Emang mau kemana?" kata Ayana
" Adadeh, udah cepetan naik" kataku

Ayana segera naik kemotorku, akupun lalu menyalakan motorku dan kulajukan motorku ke tempat Favoritku di kota ini, suatu danau yang indah, masih begitu hijau, dan tak banyak orang tau tentang lokasi ini, hanya Aku dan Anggi saja mungkin yang biasa menghabiskan waktu disini. Waktu saat itu menunjukan pukul 4.30 sore, waktu yang pas untuk memandang matahari tebenam. Akhirnya tak lama kami sampai ketujuan kami, Ayana sangat terpukau dengan pemandangan yang ada disana.

" Wihhh indah banget jooo..." kata Ayana
" Iya ini tempatku sama Anggi ngabisin waktu kalo lagi bete" kataku
" Wahh kok kamu baru ngajak aku sekarang sih?" kata Ayana
" Kemarin kemarin kan kamunya sibuk latihan terus, latihan apa tau aku juga gak ngerti" kataku
" Hehehehe Rahasia dehhh" kata Ayana sambil tersenyum

Aku mengajak Ayana ketempat biasa ku habiskan waktu di danau ini, sebuah pohon rindang di tepian danau, di tempat inilah kami bisa melihat matahari terbenam dengan jelas. Hari ini benar benar hari spesial buatku, tak pernah ku sangka aku akan datang ke danau ini dengan seorang gadis secantik Ayana. Terbesit di fikiranku untuk mengungkapkan perasaan ku pada Ayana, mungkin ini moment yang pas, tapi perkataan Anggi yang bilang jika ia menyukai Ayana membuatku mengurungkan niatku. Saat ku sedang asik bercerita pada Ayana tiba tiba ia menyandakran kepalanya di bahuku, sesaat jantungku terasa berhenti, lidahku terasa beku dan aku tak mampu melanjutkan ceritaku padanya. Tapi tak lama kusadari jika ternyata Ayana malah tertidur, dan akupun memberanikan diri untuk mengelus kepalanya, namun ia tetap terlelap dalam tidurnya. ku biarkan ia bersandar di bahuku, karena takut mengganggunya. Momentnya yang ku tunggupun tiba, saat dimana ku memandang matahari terbenam dengan orang yang kususka dan saat ini ia bersandar di bahuku. Tapi tak lama....

" Jadi gini yang namanya sahabat? kata Anggi yang datang tiba tiba
" Nggi gue bisa jelasin sama loe" kataku
" Ahhh gak usah, gue cukup tau sekarang siapa loe sebenarnya" kata Anggi
" Nggi ini gak seperti yang loe fikirin, gue bisa jelasin" kataku

Mendengar kami ribut ribut akhirnya Ayana terbangun.

" Ada apa jo? ehh Anggi kamu juga disini" kata Ayana
" Ay sekarang aku mau nanya sama kamu, ada hubungan apa antara kamu sama Johan?" kata Anggi
" Kok kamu nanyanya gitu? gak ada apa apa kok!" kata Ayana
" Terus ngapain kalian berdua disini" kata Anggi
" Stop Nggi, loe bisa sopan dikit gak sama cewe?" kataku
" Ahhh diem loe, loe kan tau gue suka sama Ayana, kenapa loe tega giniin gue?" kata Anggi

Ayana hanya terdiam mendengar apa yang di ucapkan Anggi, mungkin ia kaget dan tak percaya jika orang yang selama ini ia anggap sahabat ternyata menyukainya. Melihat expresi Ayana yang hanya terdiam akupun tak bisa menjawab ucapan Anggi. Akhirnya kuputuskan untuk mengungkapkan semuanya, bahwa selama ini aku juga menyukai Ayana.

" Oke, gue maa jujur sama loe Nggi, gue juga suka sama Ayana, oh sory gak cuma suka, tapi gue sayang sama dia, puas loe?" kataku
" Kurang ajaarrrr.... " kata Anggi

Dan Baakkkkk..... sebuah hantaman telak mendarat di pipiku, ya Anggi lepas kendali dan menyerangku dengan membabi buta, aku berusaha menghindari semua serangannya. Kami telibat baku hantam cukup seru hingga akhirnya...

" Sttooooooppppp, kalian bisa berhenti gak?" teriak Ayana
" Aaa Ayyaaannnaaa..." kataku tebata bata
" Kalian tuh apa apaan sih, kayak anak kecil tau gak sih" kata Ayana
" Tapi Ay..." kata Anggi

Tanpa menjawab pertanyaan Anggi, Ayana langsung pergi meninggalkan kami sambil menangis, ia berlari begitu cepat, kini baru aku sadari, betapa bodohnya perbuatanku, begitupun Anggi yang mencoba mengejar Ayana tapi gagal karena Ayana telah terlalu jauh meninggalkan kami. Akupun bangkit dan menyeka darah yang mengalir dari bibirku, tanpa bicara pada Anggi aku langsung meninggalkan danau. Sejak hari itu persahabatanku dan Anggi juga Ayana agak sedikit merenggang, kami ber3 sama sama seolah menjaga jarak, apalagi Ayana yang meski duduk di sebelahku ia memilih untuk bungkam seribu bahasa kepadaku. tapi pada suatu sore sepulang sekolah Ayana memberi tiket konser Theater JKT48 dan surat kepadaku yang berisi

" Maaf, karna aku persahabatan kamu sama Anggi jadi berantakan, aku gak nyangka kalo semua akan begini, tapi satu hal yang harus kamu tau Jo, meskipun kamu dan Anggi atau siapapun suka sama aku, aku menghargain itu kok tapi ada alasan yang buat aku gak bisa terima siapapun sekalipun Anggi atau kamu saat ini. Kalo kamu mau tau alasannya, aku tunggu malam ini di Mall FX Sudirman lt 4 jam 7 pas ya..."

Membaca isi surat ini aku benar benar penasaran, kenapa ia tak bisa menerima cintaku, kenapa harus di Mall, kenapa ada tiket Theater JKT48? akupun tak ambil pusing, segera aku pulang untuk mengganti seragamku, dan bergegas menuju tempat yang ia janjikan. Sesampainya di Mall, aku segera menuju ke Lt. 4, suasana malam itu ramai dengan FansJKT48 dan bebagai Atributnya, mereka makin ramai saat aku sampai di Lt. 4.

" Ada apa ini sebenarnya?, kenapa mesti di tempat seramai ini?" itu masih jadi pertanyaan di benakku

Belum selesai rasa heranku, saat aku sampai di Lt. 4 ternyata ada suatu titik dimana itu adalah lokasi Theater dari JKT48. Rasa heranku makin menjadi jadi, aku memang tau tentang Idol Group yang satu ini tapi hanya sekedar tau dan tak lebih. Belum selesai rasa heranku, tiba tiba ku melihat Anggi juga sedang mengantri untuk masuk ke Theater. Rasa penasaranku makin menjadi jadi, kenapa ada Anggi juga disini? Akhirnya akupun turut mengantri bersama FansJKT48 yang lainnya. Dan akupun masuk theater, selama mengatri aku terus mencari Ayana, kenapa ia malah tak ada? bukankan ia yang mengajakku menonton Theater JKT48, kenapa malah Anggi yang datang. Tak lama Showpun dimulai, satu persatu member mulai keluar, aku makin tak mengerti dengan apa yang Ayana rencanakan. Tapi tak lama ada satu member yang benar benar aku kenali, ya tak salah lagi dia adalah Ayana. Lalu apa hubungannya dengan ia menolakku? aku masih tak mengerti, tapi yang pasti FansJKT48 yang lain juga banyak yang meneriakkan namanya. Selama show berlangsung aku benar benar tak bisa menikmatinya, pertanyaan di benakku soal maksud Ayana mengajakku kesini terus menggangguku. Akhirnya Showpun selesai, saat Hi Touchpun Ayana hanya tersenyum dan memberiku isyarat agar aku menunggunya di salah satu rumah makan, akupun segera menuju kesana, dan ternyata lagi lagi Anggi sudah menunggu dirumah makan itu, karena penasaran akan hubungan Theater, Anggi dan Ayana, aku beranikan diri untuk menemui Anggi.

" Loe ngapain disini?" kataku
" Gue di undang Ayana, ada yang mau dia jelasin" kata Anggi
" Maksud loe, surat sama tiket theater tadi juga loe terima dari dia?" kataku
" Loh, loe juga dapet?" kata Anggi heran
" Iyaa, jadi maksudnya dia tuh apasih?" kataku

Akhirnya tak lama Ayana datang, ia tak lagi menggunakan kostumnya, ia telah mengganti pakaiannya, dengan senyuman yang amat manis ia menghampiri kami.

" Cieee... Damai nih ya?" ledek Ayana
" Udah deh, langsung aja ada apa ini sebenernya?" kata Anggi
" Iya ay, ada apa sih?" kataku
" Oke, soal kemarin, maaf kalo aku baru bisa jelasin sekarang, kalian udah tau kan aku siapa sebenernya, ya aku salah satu member di JKT48" kata Ayana
" Terus?" kataku yang makin penasaran
" Iya, Maaf sebelumnya soal kemarin, aku hargain kok kalo kalian suka sama aku, tapi aku gak bisa nerima kalian berdua, atau siapapun juga saat ini" kata Ayana
" Tapi kenapa Ay?" kata Anggi
" Setiap Member di JKT48 itu ada aturan yang disebut Golden Rules, dan itu mutlak gak boleh di langgar, salah satu aturannya adalah gak boleh pacaran. kalian ngerti kan sekarang?" kata Ayana
" Ooo... terus kenapa kamu gak pernah cerita kalo kamu member di JKT48?" kataku
" Aku gak mau orang menganggap aku seorang Idola, aku lebih suka orang mengenalku sebagai seorang Ayana, orang yang apa adanya, jadi aku bisa punya temen yang tulus juga kayak kalian" kata Ayana

Akhirnya aku dan Anggi kini mengerti, aku dan Anggi pun saling meminta maaf, ternyata selama ini Ayana memang sengaja menyembunyikan identitasnya di sekolah. Jadi itu alasannya kenapa setiap pulang sekolah ia kadang terburu buru pergi untuk latihan, ternyata ia adalah salah satu member JKT48. Melihat prilakunya yang rendah diri membuat aku dan Anggi makin mengaguminya baik sebagai seorang sahabat dan Idola baru kami. Sejak saat itu kini persahabatan kami ber3 makin akrab, tak hanya itu, aku dan Anggi jadi sering datang ke Theater untuk menyaksikan sahabat kami tampil. tapi kami ber2 juga tetap menjaga rahasia siapa Ayana, dan bersikap senormal mungkin agar Fans Ayana tak merasa cemburu atau keberatan. Tak hanya itu, aku dan Anggi kini berusaha lebih baik lagi dalam belajar, itu upaya kami untuk menggapai mimpi kami seperti Ayana. siapa tau jika Ayana sudah grade aku atau Anggi bisa memilikinya, namun kali ini kami bersaing secara sehat, dan siapapun yang akan diterima Ayana nantinya kami berjanji akan menerima dan mendukung hubungannya.

~~SEKIAN~~

Karya : @JPYudha48

WOTA IN LOVE ( Catatan Kecil Tentang Perjuangan FansJKT48 )



Siang itu aku kalang kabut, ku cari Shofa kemana mana namun ia tak ada, tapi aku tak sendiri, aku di temani oleh Lana sahabatku. Oh iya sebelumnya perkenalkan namaku Yudha, aku adalah Fans JKT48 reg Bandung, begitupun dengan ke tiga sahabatku, ada Shofa, Lana, dan Bagus. kami ber4 adalah sahabat yang dekat karena kita memang sama sama suka JKT48. Hari ini benar benar gawat buatku, ya aku segera mencari Shofa karena ku dengar Bagus sedang mencoba meloncat dari tower masjid, entah apa yang ia fikirkan. Setelah kalang kabut mencari akhirnya ku ingat jika ada satu tempat lagi yang belum kami datangi. Aku dan Lana segera bergegas menuju kesana, benar saja akhirnya Shofa berhsil kami temukan.

" Shofaaa... Shoff... Gawat Sohf gawat!!!" kataku
" Iya Bagus gawat tuh...." kata Lana
" Gawat? gawat kenapa?" tanya Shofa heran
" Bagus mau bunuh diri kayaknya, bahayaaa..." kataku
" Apa? wahh gila tuh anak, ayo kesana...." kata Shofa

Kami ber3 segera bergegas ke tempat dimana Bagus berusaha mengakhiri hidupnya, ternyata disana para warga sekitar sudah ramai untuk membujuk Bagus untuk turun. Kamipun tak habis fikir ada apa sebenarnya dengan anak yang satu ini, Biasanya ia selalu cerita jika ada masalah, tapi kali ini kenapa ia menjadi begitu nekat, apalagi ia berniat mengakhiri hidupnya dengan meloncat dari tower salah satu Masjid didaerahku. Kamipun turut mencoba membujuk Bagus supaya mau turun.

" Gus, turun lo mau ngapain disana?" kata Lana
" Ehh Gus, Bunuh diri itu gak baik, menentang kehendak Allah Gus" kataku
" Iya, Gus jangan lo fikir lo bakal masuk surga karena lo loncat dari tower Masjid" kata Shofa

Namum agus tetap tak menggubris kami, ia tetap saja berdiri dan menggenggam sebuah kertas ditangannya, tak lama kertas itupun ia lepaskan, segera aku mengambil kertas itu. Saat ku buka kertasnya, ternyata...

" Lah, jadwal HandShake Event?" kataku kaget
" Jadi ini masalahnya!" kata Shofa
" Ehh Gus, kalo lo berani loncat dari tower yang tinggi, kenapa lo gak beranu izin sama ortu loe buat ke jakarta untuk HandShake sama Melody?
" Tau, apa susahnya lo ngomong sama ortu loe buat ke Jakarta, kita pasti anter loe kok! kataku

Sejenak Bagus terlihat merenung, ia terdiam, kesempatan ini di gunakan beberapa orang untuk menyusul Bagus ke atas dan berniat menurunkannya dengan paksa, tapi saat para warga baru sampai setengah jalan tiba tiba tangki Air yang Bagus naiki seloah mau jatuh, dan jika tangki air itu jatuh, ini akan sangat membahayakan warga yang ada di bawahnya. Dengan sigap Bagus segera menahannya dengan sekuat tenaga, lalu warga yang tadinya naik untuk memaksa Bagus turun kini malah ikut membantu Bagus memegangi tangki yang akan jatuh. Akhirnya tangkipun tak jadi jatuh, dan dengan pertimbangan Bagus telah membantu warga mememegangi Tangki, maka perbuatan Baguspun di maafkan dan di anggap tidak ada apapun.

" Untung aja lo bantuin warga nahan itu tangki, kalo kagak udah abis lo di gebukin orang sekampung" kataku
" Iya, habis mau gimana lagi?" kata Bagus
" Yaudah gini deh gus, gimana kalo sore ini kita izin ke jakarta sama ortu lo? kata Lana
" Ahh gak usah, mereka gak perlu tau, lagian mereka terlalu sibuk sama urusan mereka" kata Bagus
" Terus mau loe gimana? loe mau keJakarta tanpa pamit gitu?" kataku
" Iya, biar mereka juga sadar kalo gue sebagai anak juga pengen di perhatiin" kata Bagus
" Oke, berangkat kita dek! Cus ke Jakarta kita besok" kata Shofa

Sore itu kami pulang kerumah masing masing, sebenarnya ini rencana yang cukup gila, kami bahkan gak pernah kefikiran untuk keJakarta, apalagi aku, tak terbayang bila aku bisa HandShake dengan Oshiku, sii Miss Sleepy Head, Ayana! mungkin ini juga yang Lana dan Shofa rasakan, apalagi Bagus yang udah ngefans berat sama Melody. Karna kami memutuskan berangkat besok pagi, maka aku putuskan untuk tidur cepat hari ini.

Keesokan harinya kami ber4 sudah bersiap menuju Jakarta, lucunya saat itu kami hanya memegang uang pas untuk beli CD agar bisa mendapatkan tiket HS, jadi akhirnya kami putuskan untuk menumopang mobil sayuran. Dengan susah payah akhirmya kami berhasil mendapatkan tumpangan meskipun tak sampai Jakarta, tapi hanya sampai Bekasi, tapi buat kami apapun itu yang penting kami bisa mengikuti Event HandShake.

" Eh Fha, lo tau gak daerah Bekasi?" kataku
" Kagak, emang kenapa?" kata Shofa
" Lahh terus nanti disana kita giamana? kataku
" Tenang aja bro, Usaha keras kita gak akan mengkhianati" kata Bagus
" Yaelah Shonici lagi lu pake, Mainstream ahh.." ledek Lana
" Oia, ke Jakarta itu kan berati banyak the Jacknya, kenapa Shal di leher lo tulisannya Persib Gus?" kata Shofa
" Bodo amat, selain suka JKT48, Gue juga cinta Persib, mau diapain lagi? kata Bagus
" Iya juga sih yang penting rapih, jangan kayak si Lana tuh, pake bajunya kaya anak punk" kataku
" Yeehh... Berisik aja nih calon satpam di rumahnya Achan!" balas Lana
" Lahh tampang lo kaya ganjel pintu di rumahnya Cigul" balasku lagi

Kamipun terus tertawa, kami memang sudah dekat dari kecil meskipun hobi kami berbeda, seperti Lana yang mantan anak Punk tapi taubat setelah ngfans JKT48, ada Bagus yang supporter panatik Persib Bandung, ada Shofa Mahasiswa yang jurusan hukum yang bahkan Pancasila aja gak hafal hafal, Sedangkan aku hanya seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil, tapi karena JKT48lah kami jadi makin dekat dan akrab bahkan melebihi saudara, kami sudah seperti keluarga. Saat kami sedang menikmati perjalanan, tiba tiba ujian pertama kami datang. Mobil yang kami tumpangi mogok, persis di tanjakan.

" Ehhh jang, tolong bantuin amang yah, mobilnya mogok nih, tolong bantu dorong yah!" kata Si Sopir
" Yaelah mang, kalo jalanannya datar sih gak papa, ini nanjak" kata Lana
" Yehh, dari pada amang tinggal disini sok hayuh!" kata Si Sopir
" LLahhh jangan mang, hayuhlah kita bantuin dorong, woles mang woles" kata Bagus

Kamipun segera turun dari mobil dan segera mendorong mobil, cuaca saat itu cukup panas, sehingga untuk kami cukup menyiksa, apalagi uang di kantong benar benar sudah pas. Tapi semangat kami untuk bertemu dengan oshi kami membuat kami lupakan beratnya cobaan yang harus kami tempuh. Kami terus berfikir agar bagaimana kami bisa sampai keJakarta dan bisa mengikuti Event HandShake terlebih bisa bertemu dan bertatap muka langsung dengan Oshi kami di JKT48. Dengan susah payah akhirnya mobilpun kembali hidup dan kami bisa melanjutkan perjalanan.

" Aduhhh Auss nihhh....." kata Lana
" Iya, mana masih jauh lagi" kata Shofa
" Ayoo tahan.. lo berdua mau HandShake sama Lidya terus Cigul kan? kataku
" Iya sob, tahan tahan..." kata Bagus
" Aduhh kalo bukan demi HandShake sama Lidya, Gue gak mau kayak gini!" kata Shofa

Perjalananpun terus berlanjut, ternyata semua tak semudah yang kami bayangkan, selain panas dan macetnya jalanan yang membuat perjalanan kami jadi lebih lama, kini hawa lapar mulai menyerang kami. Tapi sekali lagi berkat komitmen kami untuk ikut HandShake Festival, kami tetap bertahan. Tak hanya sampai disana, tiba tiba di tengah perjalanan hujan turun dengan lebatnya, kamipun terpaksa basah basahan di belakang mobil. Rasa haus kami mungkin sedikit terobati, tapi rasa lapar dan dingin kini makin kian menyiksa.

" Ebusettt... Hujan lagi ini, gimana nih?" kata Lana
" Aduhh Ayana... Susah banget sih mau ketemu kamu, gimana nanti kalo aku mau nikahin kamu!" kataku
" Eh kampret, ujan ujan gini malah delusi loe, dingin tau" kata Shofa
" Tau nih pentungan satpam kagak mau diem!" lanjut Bagus
" Eh Guci antik, ini juga kan ide loe ke jakarta" kataku
" hahahaha Guci antik, diamah botol galon cocoknya" kata Lana
" Yeeee ini lagi pentol korek, anak punk tobat, berisik aja!" kata Bagus

Kamipun tertawa bersama, sejenak rasa dingin dan lapar terlupakan, dan akhirnya kami sampai di daerah Cibitung, Bekasi, tempat tujuan terakhir mobil yang kami tumpangi. Setelah berterimakasih pada pak Supir, kamipun bermamitan. Kini masalah baru muncul, waktu sudah menunjukan jam 3 sore, tapi tak ada satupun diantara kami yang tau jalan menuju ke theater JKT48.

" Nah sekarang kita kemana dek?" kata Shofa
" Dak dek dak dek, kemana nih kita, mana baju basah, laper pula" kata Lana
" Santai santai, sekarang kita istirahat dulu aja" kataku
" Tapi hari makin malem ini" kata Bagus
" Yaudah kita kemana dong ini? masa mau jalan kaki?" kata Lana
" Demi HandShake sama Ayana, apapun gue jabanin, kepalang tanggung ini" kataku
" Yaudahdeh, ayooo jalan kaki kita dek?" kata Shofa

Akhirnya kami putuskan untuk jalan kaki, emang ide gila sih, tapi setidaknya hanya itu yang bisa kami lakukan agar bisa sampai ke Jakarta, karena tekat kami sudah bulat untuk bertemu dengan Oshi kami, akhirnya perjalanan pun kami lewati dengan ceria meski lapar mendera. Entah berapa lama dan jauh jarak yang kami tempuh, hingga kami sampai di salah satu lampu merah.

" Tardulu deh, itu kayaknya gue kenal" kata Lana
" Siapa? Mana?" kataku
" Itu tuh anak punk yang lagi ngamen disana?" kata Lana
" Ahh kapan loe pernah kesini? masa langsung kenal aja sih?" kata Bagus
" Tau tuh pentol korek" kata Shofa
" Eh monyong, itu temen gue waktu masih jadi anak punk di Malang dulu" kata Lana
" Bagus dong, ayo coba loe tanya dia alamat ke Jakarta" kata Bagus
" Enak aja, malulah gue kalo anak punk kayak gue ngeFans JKT48" kata Lana
" Ehh dari pada kita gak sampe sama sekali!" kataku

Akhirnya dengan sedikit dipaksa Lana mau menemui teman lamanya, Alfian namanya. Benar saja reaksi ketika melihat Lana yang tadinya adalah anak punk yang kini telah beratribut ala Fans JKT48 membuat temannya ini heran sekaligus tertawa geli, Alfian tak menyangka jika  Lana akan berubah 180 derajat. Tapi setidaknya kini kami punya ide untuk menambah uang saku kami, Alfian mengajak kami mengamen di lampu merah tersebut, karena situasi yang mendesak akhirnya kami putuskan untuk mengiyakan ajakan Alfian, kami berempatpu mengamen di Lampu merah. Jika Punkers lainnya bernyanyi lagu lagu metal, berbeda dengan kami, kami memilih untuk menyanyikan lagu lagu milik JKT48. Lagi lagi, komitmen kami untuk bertemu Oshi kami kini di uji. Tapi kami tetap tak bergeming sedikitpun, dan tanpa terasa kin waktu telah menunjukan pukul 10 malam, kami putuskan untuk berhenti dan menghitung hasilnya.

" Coba diitung, ada berapa duitnya?" kata Shofa
" Sabar keellleeesss..." kata Bagus
" Coba kita hitung yahh... serebu, dua rebu, tiga rebu....... wah gila cuma ada lima belas rebu" kataku
" Aih buset, berjam jam kita ngamen cuma dapet segitu" kata Shofa
" Emang lo fikir jadi anak Punk gampang, susah kelleesss" kata Lana
" Idihhhh.... Acha juga nih kelakuannya, kulas keles aje!" kata Bagus

Akhhirnya uang hasil mengamen kami kami putuskan untuk membeli makanan, memang tak banyak, apalagi ternyata harga makanan disini jauh lebih mahal di banding di kampung kami, kamipun menyantap makanan yang kami beli bersama, memang tak cukup rasanya, tapi setidaknya kebersamaan lebih penting bagi kami. Kamipun beruntung Alfian mau mengajak kami menginap di tempatnya. Jangan fikir itu adalah sebuah rumah atau kontrakan yang layak, tapi hanya emper toko yang beralaskan koran dan ada api unggun yang berasal dari pembakaran sampah yang menghangatkan tubuh kami. Tapi itu cukup untuk kami, setidaknya sampai kami sadar tiba tiba Shofa berubah, dia tiba tiba jadi lebih pendiam, dan saat kami sadar ternyata Maghnya kambuh, kami lupa ia memiliki penyakit Magh aku, apalagi kami telat makan hari ini di tambah perjalan jauh. Mungkin inilah yang menyebabkan Maghnya kambuh.

" Shof, loe kenapa?" kataku
" Gak santai aja, gue gak papa kok" kata Shofa
" Ahh gila muka loe pucet tau gak? Loe sakit yah?" kataku
" Enggak, gue gak papa" kata Shofa

Tapi tak lama kemudian dia malah tak sadarkan diri, jelas saja hal ini membuat kami panik, kami pun memutuskan membawanya ke klinik terdekat,. tapi masalah lain justru muncul.

" Tar dulu, kalo mau di bawa kerumah sakit lo fikir kita punya duit dari mana?" kata Bagus
" Yaelah duit buat beli Tiket HandShake kan ada!" kataku
" Gak, gue gak mau! kita udah sejauh ini dan kalo sampe gagal HandShake sama Melody itukan kacau!" kata Bagus
" Eh, loe nyadar  gus, Shofa lagi sakit dan kalo didiemin kasian dia" kata Lana
" Lah terus apa artinya kalo kita udah jauh sampe sini terus kesempatan untuk HandShake sama Melody lewat gitu aja?" kata Bagus
" Terserah loe, tapi gue bakal tetep bawa Shofa ke Dokter, kalo loe mau ikut ayo, kalo nggak ya udah" kataku kesal

Aku dan Lana segera membawa Shofa untuk mencari klinik terdekat, tapi Bagus nampaknya tetap teguh pada pendiriannya, ia tetap tak bergerak. Tapi aku dan Lana tak memperdulikannya, bagi kami yang penting menyekamatkan Shofa terlebih dahulu. Karena tempat kami agak sedikit jauh dari pusat kota makanya agak sedikit sulit bagi kami untuk mencari Klinik yang buka 24 jam. Kami harus menggendong Shofa bergantian karena jarak yang kami tempuh cukup jauh, akhirnya kamipun sampai di sebuah Klinik, Beruntung bagi kami karena Dokter jaga sigap menangani Shofa, Benar saja dugaan kami, tenryata Magh Shofa kembali menyerang.

" Eh Yud, kalo nanti duitnya kurang gimana nih?" kata Lana
" Semoga cukup aja cukup sob, yang penting Shofa selamet dulu deh" kataku
" Terus kita gagal dong ketemu Ayana sama CIgul?" kata Lana
" Percaya sama gue, apapun itu kalo memang tuhan izinkan kita ketemu mereka, kita pasti ketemu kok dimanapun itu" kataku
" Iya deh, gue percaya sama lo" kata Lana

Akhirnya Shofapun sadar, dan kami diizinkan untuk masuk keruangan tempat ia dirawat.

" Gue dimana? kok ada disisini? Loh bukannya kita mau ke Jakarta?" kata Shofa
" Udah loe diem, lupain dulu soal HandShake, tapi urusin dulu diri loe" kata Lana
" Iya, loe tenang aja, tadi loe pingsan terus gue sama Lana bawa loe kemari" kataku
" Bagus mana?" kata Shofa
": Bagus ada kok, udah loe tenang aja oke sob" kataku
" Gue udah baikan kok, ayo kita ke Jakarta, HandShakenya kan besok!" kata Shofa
" Udah, ini udah malem, kondisi loe gak bisa pergi malem ini, hari ini kita nginep dulu disini, soal ke Jakarta kita fikirin lagi besok" kata Lana

Akhirnya Shofa mau mengerti dan kami menginap di klinik tersebut. Aku dan Lana bahkan tak bisa tidur saat itu, kami masih bingung apakah uang yang kami punya cukup untuk biaya pengobatan Shofa. Tak cuma itu, fikiran tentang gagalnya HandShake dengan Ayana kadang terlintas difikiranku, pantas saja Bagus tak mau ikut kami kesini, mungkin ia juga tak ingin kesempatannya untuk HandShake dengan Melody terlewatkan begitu saja. Tapi aku tetap yakin jika aku tetap bisa bertemu dengan Ayana, apapun yang terjadi. Tak terasa hari telah pagi, Shofa kini telah pulih, setelah beres beres Aku dan Lana segera mengurus Biaya dan Administrasi. ternyata benar dugaanku, Uang yang kami punya tak cukup, aku dan Lana sangat bingung saat itu, tapi tiba tiba ada suara yang tidak asing di kuping kamoi terdenger menyapa,

" Shofa gimana keadaanya? Duitnya kurang yah? nih gue tambahin" kata Bagus
" Loe tau dari mana kita disini gus? kataku kaget
" Itu gak penting, pake dulu nih duit gue" kata Bagus
" Lohh nanti tiket HandShake loe gimana?" kata Lana
" Udah, kita berangkat bareng, ya pulang bareng, soal HandShake itu gampang" kata Bagus
" Ahhh ini baru Bagus" kataku

Akhirnya uang kamipun cukup, tapi saat kami akan membayar tiba tiba seorang Dokter menolak uang yang kami serahkan, ia malah bertanya kepada Bagus, karena melihat Shal bagus yang bertuliskan Persib Bandung, saat di tanya lebih jauh ternyata sang Dokter soerang Bobotoh yang tak lain adalah Fans Persib Bandung juga. Karena rasa solidaritas sesama Fans, akhirnya sang Dokter membiayai semua biaya perawatan Shofa, tak hanya sampai disana, kami di Persilahkan untuk mandi dan di ajak sarapan. Berhubung ia juga ada meeting ke daerah Jakarta, Ia mengajak kami dan berjanji mengantar kami sampai Mall FX yang menjadi lokasi Theater JKT48. Sungguh keajaiban yang menjadi nyata, keyakinanku benar benar terjadi, setidaknya lirik lagu Shonici itu memang benar benar terjadi saat ini, ya USAHA KERAS ITU TAKKAN MENGKHIANATI.

Akhirnya kami meningjakan kaki di Jakarta untuk pertama kalinya, terlebih lagi kami akan segera bertemu dengan Oshi Oshi kesayangan kami. Tak terbayang kami akan sampai di sini, setelah berbagai rintangan yang kami lewati. Kamipun sangat berterima kasih pada dokter yang telah mengatar kami. Tak menunggu lama lagi kami segera menuju ke Theater JKT48, dan bermaksud untu membeli tiket HandShake secara mendadak dan berharap Oshi kami belum SoldOut, Lagi lagi kami harus sabar mengatri dan harap harap crmas, karena antrian begitu panjang, suasana saat itu benar benar bagai lautan Fans JKT48, dari lantai 1 sampai lantai 4 suasananya begitu padat, hingga akhirnya kami menemukan teman baru, mereka yang membatnu kami mulai dari proses pembelian tiket sampai proses mengantri HandShake, ya kami bertemu salah satu FanBase Regional Bekasi, BRT_ Operation namanya. Kami sangat terbantu saat itu.

" Sob thanks ya untuk semua bantuannya" kataku
" Santai aja lagi, kitakan sama sama FansJKT48" kata Yoga
" Oh iya lo sama siapa aja? kata Lana
" Oh, ini ada wakil gue Dion, terus ada Angki, ada Dgul, ada Agus, ada Rendy, Febry, sama Ishak, masih banyak sih anggotanya tapi yang lain udah ngatri duluan" kata Yoga
" Jadi kalian itu FanBase dari Bekasi yah? waahh keren yaaa... kompak banget" kata Lana
" Ah enggak kok, kita masih baru dan belum begitu terkenal kaya FanBase lain" kata Yoga

Kami terus mengobrol sambil menunggu bagian kami untuk HandShake dengan Oshi kami, begitu sampai di depan ruang tempat kami HandShake, sekilas ku melihat AYana berdiri dengan senyuman manisnya, ia benar benar anggun, jauh lebih cantik dari apa yang ku lihat selama ini di media sosial yang ku miliki. Jantungku kini benar benar terasa mati, lidahku serasa membeku, rasanya aku tak kuasa untuk memandang mata sayu miliknya. Aku hanya terpaku memandangnya dari kejauahan dan dalam hitungan menit, ia aku akan berdiri dan bersalaman dengannya dan hanya di batasi oleh sebuah meja kecil. Apa yang akan ku katakan padanya nanti? untuk berfikir saja rasanya aku tak bisa, hingga akhirnya tiba giliranku. Perlahan ku langkahkan kakiku, akhirnya kini ia benar benar ada di depanku, sosok malaikat tanpa sayap yang bermata sayu, Nafasku terasa sesak saat ia mulai menggengam tanganku, sesaat dunia serasa hening, waktu terasa berhanti, aku bagaikan melayang saat kurasakan lembut tangannya, dan akhirnya ku tersadar saat suara lembutnya menyapaku

" Kaka apa kabar?" kata Ayana dengan lembutnya
" Akuu... aku baik, kalo kamu?" kataku
" Aku baik kok" kata Ayana
" Oh iya lagi sibuk apa?" kataku
" Aku sekolah, latihan, theater ya gitu paling" kata Ayana
" Gak sibuk pacaran kan?" Ledekku
" Kan pacarannya sama kamu nanti" kata Ayana balas melnggombal

Kata katanya benar benar membuatku ingin pingsan saat itu juga, tapi aku sadar waktuku tak banyak karena aku hanya  membeli 3 tiket yang berarti hanya 30 detik waktuku bersalaman dengan Ayana. Sebelum waktunya benar benar habis akupun segera mengucapkan kata kata penyemagatku untuknya

" Oh iya semangat terus ya latihannya, jangan nyerah raih mimpi kamu ya, tetap tersenyum, inget senyuman kamu tuh berarti banget lho untuk Achanation, dan semangatmu adalaha semangatnya Achanation khusunya aku" kataku
" Iya, makasih banyak yah, tetep dukung aku dan JKT48 ya" kata Ayana
" Pasti Ayy..." kataku
" Makasih banyak yaaa udah datang" kata Ayana

Dan kata itulah yang mengakiri percakapanku dengannya, sungguh 30 detik yang paling mengesankan sepanjang hidupku, rasanya semua perjuangan untuk sampai kesini terbayar lunas dengan senyuman termanis Ayana yang pernah kulihat langsung. Pantas saja antriannya begitu panjang, mungkin hal ini pula yang dirasakan oleh para FansJKT48 laiinya. Selepas dari HandShake aku sempat menoleh kebelakang, entah hanya keberuntunganku atau bukan, tapi Ayana sempat menolah kearahku dan tersenyum, ahhh sungguh mimpi yang seolah nyata. Namun sayang saat aku masih terbuai dalam suasana yang begitu menyenangkan, Shofa dan Lana mengagetkanku.

" Woooyyyy.... Ngelamun jorok loe ya?" kata Shofa
" Tau, habis HS malah delusi loe" kata Lana
" Itu Ayana tadi sob, idih gila sumpah, Coizetsu kawaii achan banget dah" kataku
" Alaahhh... Mulai lagi dah loe!" kata Shofa
" Eh Lidya gimana Lidya?" kataku
" Gak bisa diungkapkan kata kata deh, dia ramah banget, makin cinta aja gue" kata Shofa
" Eh buset, gimana kalo ketemu Cigul kayak gue tadi, aihh lolinya itu lhoo bikin gemesh" kata Lana
" Iya deh, tiap orang pasti punya kesan sendiri sama Oshinyakan?" kataku
" Eh tapi Bagus kemana ya?" kata Lana

 Belum sempat pertanyaan kami terjawab, tiba tiba orang yang kami cari datang, ia seperti tak kuasa menahan air matanya, entah apa yang terjadi, namun ia langsung memeluk Lana dan menangis sejadijadinya. hal ini tentu membuat kami heran.

" Ehh Gus loe kenapa?"  kata Lana
" Melody sob Melody..." kata Bagus
" Iya Melody kenapa emagnya?" kataku heran
" Cantik banget hari ini, dia ramah banget sumpah gue gak kuat" kata Bagus
" Eh tar dulu, gak kuat kenapa dulu nih?" kataku
" Gak kuat terharu lah kupret" kata Bagus
" Ebuset ini gentong antik, katanya terharu tapi ngomel" kataku

Akhirnya acarapun usai, hari ini kami benar benar terkesan dengan keramahan dan keakraban yang diberikan member kepada para Fansnya Khususnya kami. Setelah itu kami pun makan bersama BRT_Operation yang merupakan teman baru kami. Selesai makan malam kamipun segera pamit untuk pulang kembali kebandung, tapi kami sempat bingung karena kali ini kami benar benar kehabisan uang. Jikalau kami ingin menumpang lagi, kami benar benar tak punya kenalan sopir di sini. Tapi di tengah kebingungan kami Bagus tiba tiba kembali jadi Malaikat, ternyata Dokter yang mengantar kami sempat memberi uang kepada Bagus dengan catatan Bagus akan memastikan ketersediaan tiket pertanidngan Persib jika Dokter tersebut akan nonton. Sebagai Fans yang sudah sering keliaran di Stadion Agus tentu takan kesulitan. Maka dari itu hari ini akhirnya kami pulang menggunakan Bis dengan nyaman ke Bandung. Setidaknya kini kami benar benar percata jika usaha keras itu takkan mengkhianati dan jika kita yakin akan sesuatu yang ingin kita raih, maka hasilnya akan sama seperti apa yang kita yakini.


~~SEKIAN~~

WAJAH HEAVY METAL ITU TERNYATA BERHATI HEAVY ROTATION ( FanFict A TRIBUTE FOR @NABILAHJKT48 )






Jam sudah menunjukan pukul 09.30 pagi, tapi Aldo masih terlelap dalam tidurnya, entah jam berapa ia tidur tadi malam. Bau Alkoholpun masih menyengat tajam disekitar kamarnya, ya Aldo memang anak yang kurang diperhatikan orangtuanya alias Broken Home. Kesibukan orangtuanya membuat Aldo menjadi anak yang brutal, meskipun pada dasarnya ia hanya ingin mendapat perhatian orangtuanya. Tak lama Dion masuk kekamar Aldo, Dion adalah sahabat Aldo sejak dari kecil, berbeda dengan Aldo, Dion adalah anak baik baik.

" Astaga Aldo, jam segini belom bangun juga!" Gerutu Dion dalam hatinya.
Dion pun segera menghampiri Aldo dan membangunkannya.
" Do, bangun Do! udah siang ini!" kata Dion
" Apaan sih lo, kayak Baby Sitter aja, bawel tau gak lo!" jawab Aldo
" Eh kupret lo mau bangun jam berapa? udah siang ini! " kata Dion
" Kalo gak mau bangun, mau apa lo?" kata Aldo
" Ebuset? Eh hari inikan lo ada kuliah" kata Dion
" Aduh iya lupa gue, Band Metal gue ada Ferform hari ini" kata Aldo
" Eh kuya, kuliah! kok Ferform Band Metal sih?" kata Dion

Tanpa menjawab, Aldo langsung bangun untuk mandi dan bersiap. Sementara itu Dion memilih untuk menunggu Aldo sambil nonton TV di ruang tengah. Begitu Aldo keluar dan melihat Dion sedang menonton acara musik yang menayangkan JKT48 sedang Ferform, Aldo tiba tiba tertawa dengan kerasnya.

" Eh kenapa keetawa lo?" kata Dion heran
" Hari gini nonton yang gituan lo, kayak alay tau gak!" ledek Aldo
" Loh, Emangnya kenapa? Keren tau mereka!" kata Dion
" Keren dari mana? orang tuh nyanyi satu atau dua orang, lahh ini kayak mau tauran. kerenan juga Band gue" kata Aldo
" Terserah lo, Yaudah kekampus yuk!" kata Dion

Mereka berduapun berangkat kekampus dengan menggunakan sepeda motor milik Dion. memang kontras sih gaya berpakaian ke dua sahabat ini. Aldo bergaya total metal dengan setelan serba hitam ala Rocker sedangkan Dion bergaya lebih santai dengan jaket bertuliskan angka 48 di punggungnya. Sesampainya di kampus, mereka langsung menuju ke kantin.

" Eh!!! Kenapa sih lo jadi liar kayak gini sekarang?" kata Dion
" Liar gimana? Lo kan tau gue anak metal, ya mesti gini lah." kata  Aldo
" Iya terus sampe kapan loe bakal minum minum, pulang subuh, kuliah berantakan karna Band Metal gak jelas loe itu?" kata Dion
" Kalo soal itu gue gak akan berenti sampai oratu gue mau lebih perduli dan perhatian sama gue" Kata Aldo

Sejenak Dion terdiam, ia menghela nafasnya dalam, ia berfikir keras untuk bagaimana caranya agar sahabatnya mau kembali ke jalan yang benar. Tapi tiba tiba ide gilanya pun muncul, ia berencana membuat Aldo suka JKT48, setidaknya dengan ngidol, kebiasaan buruknya soal minum minuman keras dan gaya amburadulnya bisa berubah.

" Ehh... Kenapa lo bengong? kalo lo kenapa suka sama JKT48?" kata Aldo
" Gue? Mereka tuh bikin gue semangat tau, apalagi salah satu membernya, Ayana. Dia tuh cantiknya pake banget" Kata Dion
" Alah, ngayal aja lo! terus emangnya mau lo apain tuh siapa namanya? Anaya!" kata Aldo
" Ayana!Anaya lagi lo, mau gue nikahin bro" kata Dion

Mendengar hal itu Aldo langsung tertawa keras, sampai ia tak sadar jika orang disekelilingnya memperhatikan tinggah anehnya.

" Eh kurap kenapaa lo?" kata Dion
" Emang si Ayana mau apa nikah sama loe?" kata Aldo
" Seengaknya, sejak suka mereka gue jadi berusaha lebih baik, supaya jadi orang bener, orang sukses, belajar pecaya kalo mimpi itu bisa dicapai dengan kerja keras yang gak akan menghianati, sama seperti apa yang udah berhasil mereka buktikan" kata Dion
" Oke... Okeee... terserah loe aja deh" kata Aldo

Lalu mereka masuk kekelas karna jam kuliah sudah dimulai. Beberapa menit kelas dimulai, Aldo langsung dikeluarkan oleh Dosen karna ia tak mengerjakan tugas yang di berikan, bahkan iapun tak tau kapan tugas itu diberikan. Karna selama ini Aldo terlalu sibuk dengan Bandnya, belum lagi kebiasaannya tidur tak teratur dan minum minuman keras. Tapi akhirnya kelas selesai.

" Eh, lo mau kemana?" Kata Dion
" Gue mau ke konser, Band gue perform" kata Aldo
" Gue ikut" kata Dion
" Ikut? yaelah tampang lo kaya tampang girlband gitu mau ikut ken konser Band Metal" ledek Aldo
" Enak aja, JKT48 itu IDOL GROUP" kata Dion
" Terserah yang pasti tampang lo gak cocok!" kata Aldo
" Bodo, gue tetep ikut lo! Gue mau mastiin loe gak macem macem disana" kata Dion
" ahhh susah banget anak curut, udah ayo ikut kata Aldo

Aldo dan Dion pun segera menuju ke tampat konser. Sesampainya disana, disekitar mereka terlihat banyak sekali anak anak Punk, dengan gaya yang seram dan serba hitam. Bahkan diantara mereka bertato di mana mana. Dion pun sangat merasa asing di antara kumpulan para punkers ini, karena gayanya yang paling berbeda sendiri. Di belakang stage Dion menunggu Aldo Perform dengan Bandnya, tapi ada hal yang membuat Dion heran sekaligus curiga pada Aldo, sebelum Perform Aldo meminum beberapa pil dan saat Perform, Aldo terlihat seperti kerasukan. Ia benar benar, seperti hilang kendali. Sampai akhirya konserpun selesai, karna kondisi Aldo yang setengah sadar, Dion langsung membawa pulang.
Keesokan harinya, Dion kembali lerumah Aldo, kali ini Dion berencana mengajak Aldo nonton langsung JKT48 di theater sambil menyelidik apa yang terjadi saat konser semalam.

" Do, gue mau tanya, itu pil apaan sih yang lo minum semalem?" kata Dion
" Pil apa ya?" ahhh gitu dehh..." kata Aldo
" Jangan bilang itu narkoba do, parah banget lo!" kata Dion
" Emang kenapa? hidup hidup gue, kenapa lo larang?" kata Aldo
" Oke kalo itu emang mau lo, gimana kalo lusa loe ikut gue nonton theater JKT48?" kata Aldo
" Ahhh... mau ngapain gitu gituan gue?" kata Aldo
" Kalo lo emang berani dateng dan nonton JKT48, gue akan biarin lo ngapain aja dan gak akan larang larang lo lagi!" kata Dion
" Kalo gue gak dateng?" kata Aldo
" Berarti tampang lo doang yang metal, tapi nyali lo nyali ayam sayur." Kata Dion

Mendengar tangtangan itu Aldo merasa tertantang, ia juga gak mau dianggap gak bernyali. Apalagi kalo tantangannya cuma nonton JKT48, tapi masalahnya ia masih takut jika temannya tau kalo seorang anak metal seperti Aldo, ternyata nonton JKT48. Tapi akhrinya Aldo menyanggupi tantangan dari Dion. Dion pun segera beraksi, ia segera memesan tiket via On Line. Keesokan harinya Dion begitu senang karna ke2 accnya di Verif. Meskipun acc satu lagi ia buat atas nama Aldo. Dion merasa optimis jika ia dapat merubah perilaku Aldo dengan efek yang di timbulkan setelah nonton Theater nanti. 

Hari itu pun tiba, Aldo dan Dion segera berangkat menuju Theater, meskipun saat nonton Aldo tetap dengan gaya Punknya, dengan jaket hitam dan juga aksesoris lainnya. Saat mereka sampai di Theater, Aldo dan Dion jadi pusat perhatian, bukan kerna mereka berdua stand up comedian seperti Kemal Falevi atau Babe Cabita, tapi karna gaya Aldo yang beda sendiri. Tapi itu bukan masalah untuk Dion, yang penting Aldo mau berubah jadi lebih baik.

" Eh, kayakanya gua gak jadi nonton deh, kalo temen Band gue tau bisa mampus gue!" kata Aldo
" Enak aja, untuk dapetin Verif susah tau!" kata Dion 
" Tapi gimana? Masa anak metal kayak gue nonton beginian, ogah ah" kata Aldo
" Kagak bisa, sekarang mending loe pilih Nonton theater bareng gue, atau loe gue laporain bonyok loe tentang kelakuan loe di konser kemaren dan semua fasilitas loe di cabut" kata Dion
" Iya deh gue nonton, tapi inget baik baik, sampe kapanpun gue gak akan suka sama yang namanya JKT48, dan ini adalah kali pertama dan terakhir gue dateng ke Theater JKT48. kata Aldo
" Oke, ayo kita buktikan" kata Dion

Tak lama mereka masuk ke Theater, betapa beruntungnya mereka dapat duduk di bangku jajaran pertama. Showpun dimulai, awalnya Aldo diam dan seakan cuek melihat para Fans melakukan Chant. Para memberpun mulai menyanyikan lagu demi lagu, tak lama pandangan Aldo mulai beruah, ia mulai terbawa suasana. Tanpa Aldo sadar ia mulai ikut meneriakan nama member, meskipun ia gak hafal orangnya yang mana. Diantara banyaknya member yang tampil, pandangan Aldo kini hanya tertuju pada Nabilah, entah kenapa matanya seolah tak bisa di alihkan dari wajah cantik nan menggemaskan milik Nabilah. Bahkan kini tanpa ragu Aldo mulai ikut ngeChant dan meminjam LS milik Dion. meskipun hanya kata terakhir saat ngeChant yang ia teriakan karna ia tak hafal.

" Bro itu yang namanya Anaya ya? pentes aja lo mimpiin buat jadi Suaminya kelak, cantik dia mbro" Kata Aldo
" Alah alah, apa gue bilang" kata Dion
" Nah kalo Nabilah itu juga cantik yah?" kata Aldo
" Jelas sob, dia itu punya julukan Oshi Sejuta Umat!" kata Dion
" Ebusehhh... udah kayak Ustad dong" kata Aldo

Lalu akhirnya showpun selesai, saat Hi Touch Aldo benar benar terpana saat ia melihat senyuman Nabilah, malam itu Aldo benar benar merasa ada yang aneh dengan dirinnya, ia merasakan semangat hidup yang dulu pernah hilang, keputusasaan itu kini berganti dengan semangat, ia teringat kata kata di lirik lagu yang tadi ia dengar, ya USAHA KERAS TAK AKAN MENGKHIANATI. Terlebih Nabilah telah mengalihkan pandangannya. Sepanjang jalan pulang Aldo terus saja bertanya soal Nabilah dan JKT48, dan sesampainya dirumah...

" Kayaknya gue mau berubah deh sob" kata Aldo
" Maksud loe?" kata Dion
" Gue sadar, ternyata selama ini gue gagal cari perhatian orang tua gue dengan cara brutal, minum minum, itu percuma. Karena mereka tetep sibuk dengan Bisnis mereka" kata Aldo
" Terus sekarang loe mau gimana?" kata Dion
" Gue bakal ninggalin dunia Punki ini, gue mau hidup lebih baik, gue mau jadi penerus bokap gue di perusahaannya, gue mau jadiin Nabilah sebagai motivasi gue. kata Aldo
" Gak ada minum minum lagi kan?" Band loe gimana dong?" kata Dion
" Mereka bisa kok jalan tanpa gue, mulai sekarang gue janji gak akan minum minum dan brutal lagi, gue jani" kata Aldo
" Ini baru keren, tapi loe yakin bakal berubah?" kata Dion
" iya, gue akan berubah. Meskipun bertampang Heavy Metal, tapi sekarang gue udah kena Heart Gata Virusnya JKT48 dan hati gue beruabah jadi Heavy Roration" kata Aldo
" Hahahahaha..... Aldo Aldo, ini baru sahabat gue" kata Dion

Sejak saat itu Aldo benar benar berubah, ia lebih rajin masuk kuliah, ia berhenti minum minum, berhenti bikin ulah, kamar tidur yang dulunya berantakan kini jauh lebih rapih, poster Band Metal yang tertempel di dinding
kini berganti jadi poster Nabilah dan JKT48. Melihat perubahan besar pada anaknya orang tua Aldopun sempat kaget, tapi melihat Aldo sekarang, mereka ternyata sadar, harusnya mereka yang merubah Aldo, bukan Dion sahabatnya, tapi apapun itu mereka kini lebih sadar, dan lebih perhatian lagi pada Aldo. Bahkan satu jabatan penting di perusahaan milik ayahnya sudah dipastikan akan jatuh ketangan Aldo. Dionpun bangga akan usahanya, kini sahabatnya jauh lebih baik, Baginya Aldo mungkin memang bertampang Heavy Metal, tapi ia berhati Heavy Rotation.




~~~SEKIAN~~~

Sahabatku, Cintaku ( Fanfict A Tribbute To @VeJKT48 )


Sore itu di sebuah lapangan basket di sebuah sudut kota terlihat Rasha sedang melepar bola ke arha ring. dan  Blashhh.... bola itu masuk dengan mulus kedalam ring.
" Aduh Veranda mana sih? kok belum dateng juga?" gerutu Rasha dalam hatinya.
tak lama kemudian orang yang Rasha tunggupun datang.
" Sory telat sha, gw ada les tambahan tadi " kata Veranda sambil terengah engah karna datang sambil berlari.
" telat sih telat, tapi kira kira dong " Kata Rasha 
" Iya iya maaf... " kata Veranda sambil memajukan bibirnya, membuat ia terlihat makin lucu.
lalu mereka pun memulai permainan mereka,mereka memang akrab banget sejak SMP dulu, terlebih rumah Rasha dan Veranda terhitung dekat. Meskipun cuma berdua tapi permainan mereka seru banget, sampai saat Rasha melempar bola tapi lemparannya meleset dan Veranda dengan santai meledek Rasha.
"hahahaha Gitu aja gak bisa lo, payah...." Ledek Ve kepada Rasha
" Hah, emang le bisa lebih baik?" Jawab Rasha
" Bisa, bahkan jauh lebih baik" kata Ve
" Kalo gitu ajarin gue" Kata Rasha
Dengan cueknya, Ve berdiri di belakang tubuh Rasha sambil memegang kedua tangan Rasha untuk mengajari Rasha menshoot bola, jelas aja Rasha tiba tiba jadi grogi. Dan blashhh ternyata bolanya masuk dengan mulus ke dalam ring.
" Jago kan gue? " kata Ve yang makin manis kalo senyum.
" Iyaaa iiiiyyaaa, loe jago Ve " Jawab Rasha yang masih salting.
Permainanpun berlanjut, ya meskipun kondisi lapangan agak becek, tapi Rasha dan Ve tetap semangat, sampai tiba tiba Rasha terpeleset dan menabrak Ve. Untung saja tangan Rasha sigap menahan tubuhnya yang berada tepat di atas tubuh ve. Ooppsss... tinggal 2 cm lagi bibir mereka berciuman, mereka juga bertatapan cukup lama sampaii....
" Sha lo bisa angkat badan lo sekarang? " kata Ve
" Maaf maaf ve" kata Rasha yang langsung mengangkat tubuhnya.
Tak terasa waktu mulai sore, Rasha Dan Ve memutuskan untuk mengakhiri permainan mereka dan pulang kerumah. Di jalan Rasha masih saja memikirkan kejadian di lapangan tadi, sampai tak sengaja Rasha keceplosan.
" Coba loe itu gak tomboy ya Ve, loe itukan cantik banget " kata Rasha
" Apaan sih loe? gak jelas deh kadang" kata Ve
" Sory sory, keceplosan gue" kata Rasha
" Dasar loe" kata Ve
Sebenernya Ve suka sama Rasha  sejak lama, tapi dia gak berani ungkapin dan lebih memilih memendam perasaannya kepada Rasha. Mobil Rasha pun terus melaju menuju rumah, setelah mengantarkan Ve pulang lalu Rasha pun melaju menuju rumahnya. Tapi sesampainya dirumah, Rasha kaaget sekaligus bahagia karna ada om Dani, teman bisnis papanya datang kerumah.
" Malem om, apa kabar?' Sapa Rasha
" Baik, kamu apa kabar? wahhh udah besar ya sekarang kamu!" kata om Dani
" Baik juga om, oh iya om kapan datang?" kata Rasha
" Baru aja kok"  jawab om Dani
Di sela perbincangan mereka, om Dani memperkenalkan seorang cewek cantik yang sebaya dengan Rasha, Cewek cantik ini ternyata adalah anak dari om Dani. Dia nantinya akan satu sekolah dengan Rasha, tapi ternyata cewe bernama Dinda ini....
" Ada apa om?" Kata Rasha penuh tanya
" Sebenernya Dinda mengidap penyakit kangker otak dan nyawanya bisa hilang kapanpun" kata om Dani
" Jadi maksud om" kata Rasha kaget
" Iya, om mau titip Dinda ya, om percaya  sama kamu" kata om Dani memohon
" oke om kalo gitu, aku akan berusaha sebisaku" jawab Rasha
Semenjak saat itu Rasha seperti pengawal pribadi untuk Dinda, dan persahabatannya dengan Ve mulai merenggang, hal ini ternyata membuat Ve kesal.
" Sha itu siapa sih? Tanya Ve
" Oh, dia Dinda, manis kan? Jawab Rasha
" Manis? kata loe gue yang manis?" Kata Ve agak jengkel
" Enggak kok, loe tuh gak konsisten" kata Ve
" Iya maaf  deh maaf tuan putri" kata Rasha
" Putir? Nenek loe tuh putri!" kata Ve
Hari hari, pun terus berganti, sampai suatu hari suatu gosip terdengar di lu[ing Ve, Kalo Rasha ternyata jadian dengan dinda. mendengar hal ini Ve langsung menghampiri Rasha untuk mengkonfirmasi kebenaran gosip tersebut.
" Sha loe jadian ya sama Dinda?" kata Ve
" Iya, kenapa?" kata Rasha
" Kenapa? Gue yang harusnya nanya kenapa loe gak bilang sama gue? kata Ve kesal
" Maaf ve, gue fikir loe udah tau" kata Rasha
Setelah bel sekolah berbunyi, Ve langsung menuju lapangan basket tempat ia dan Rasha bermain. tanpa dia sadari Dinda mengikutinya, Tak lama hujanpun turun dengan derasnya. Ve terus berlari, sesampainya disana Ve langsung menuju ke salah satu sudut lapangan, di mana terdapat tulisan Ve & Rasha Fever di salah satu temboknya. Ve kesal, ia terluka, ia bingung, ia merasa sedih ketika ia tau Rasha kini telah memiliki Dinda, tapi ia juga tak bisa berbuat apapun, terlebih Rasha telah menganggapnya seorang sahabat.Tanpa ia sadari, air matanya mulai jatuh, ia terus berusaha menghapus tulisan tersebut. Kini dinda pun tau, teernyata Ve sebenarnya suka kepada Rasha. Sejak kejadian itu Dinda seolah menghilang, Ia tak pernah lagi masuk sekolah dan membuat Rasha bingung.
" Ve, Dinda kemana ya?" Tanya Rasha
" Gak tau, loe kan cowoknya, masa tanya ke gue?" Kata Ve
" Mana HPnya gak aktif lagi" Kata Rasha
Tapi tak lama HP Rasha berdering, dan panggilan itu ternyata dari om Dani, Rasha langsung menjawab panggilan itu.
" Halo, met siang om" sapa Rasha
" Siang, Sha kamu bisa ke rumah sakit sekarang gak? kata om Dani
" Iya om, Rasha kesana sekarang, tapi emangnya ada apa ya om?" kata Rasha
" Dinda Sha, Dinda masuk rumah sakit" jawab om Dani
 Tanpa fikir panjang rasha langsung menutup percakapan dan langsung bergegas menuju Rumah Sakit bersama dengan Ve, Sesampaiya di ruangan tempat Dinda di rawat Rasha langsung menghampiri om Dani.
" Om, Dinda kenapa om?" kata Rasha
" Kangkernya kambuh lagi, kata dokter umurnya tinggal hitungan jam saja" kata om Dani
" Apa? " kata Rasha Kaget
 Rasha langsung masuk keruangan Dinda, meihat Dinda yang terkulai tak sadarkan diri, tanpa terasa air mata Rasha mulai menetes dan mengalir. Rasha langsung duduk di samping Dinda dan langsung menggenggam tangan Dinda, perlahan Dindapun mulai sadar. 
" Dinda, kamu mulai sadar?" Kata Rasha
" Iya Sha, kamu jangan nangis ya, masih ada kok orang yang bisa jaga dan sayang kamu dengan tulus" kata Dinda lemah
" Maksud kamu apa sih?" kata Rasha
" Aku harus pergi Sha" kata Dinda
" Enggak kamu gak boleh pegi" Kata Rasha 
" Iya Sha, aku harus pergi, dan Ve, tolong jagain Rasha buat aku ya, aku tau cuma kamu yang bisa jagain dia" kata Shena
Ve hanya diam, ia sendiri tak dapat berkata apapun, ia hanya mampu menangis, tapi Dinda tau hanya Ve yang bisa menjaga Rasha. Akhirnya Dinda benar benar pergi tuk selamanya, tangispun pecah diruangan itu. Tapi Dinda pergi dengan senyuman termanisnya, Sejak kejadian itu Rasha kini jadian dengan Ve, dan perasaan Ve yang dulu terpendam kini telah terungkapkan.

To Be Continued......

Karya
Januar P. Yudha ( @JPYudha48)

Yakin Masih Mau Pacaran Sama Oshimu?

Haiii haaiii hhaaiiiii sahabat Jeketi dan juga Natalia Oshi semua, khusunya buat kamu yang ngerasa COWO, hihihihi kali ini mimin akan bahas soal Pacaran sama Oshi atau salah satu member JKT48. Seperti yang udah kita sama sama tau, sebagai anggota atau member JKT48  mereka terikat dengan yang namanya Golden Rules apalagi aturan yang paling digaris bawahi oleh para FansJKT48 ada disana. yakni member gak boleh pacaran. Meskipun memang tak ada yang tau kan apakah para member benar benar taat pada GoldenRules ataukah mereka melanggarnya secara diam diam? ataukah malah sebenarnya pihak JOT sudah tau dan karna ini tidak bocor ke publik maka didiamkan saja? Sabar sabarrr.... bukan itu yang akan kita bahas kali ini, Sekarang mari kita berandai andai jika saja GoldenRules gak ada dan kamu bisa pacaran dengan salah satu member JKT48 atau bahkan Oshimu. wahhhhh kaya mimpi yang jadi nyata kan guys? eitttt tapi jangan seneng dulu, coba pertimbangkan beberapa hal di bawah ini...

1. Fans Fanatik

Setiap member pasti memiliki Fans Fanatik, mulai dari garis keras, garis lapangan, garis polisi ahhh banyak deh macemnya, kebayang gak sih, kalo aja kamu jadian sama member terus ternyata Fans Fanatiknya gak setuju dengan alasan tampangmu kalah ganteng dari mereka, dompetmu kalah tebel sama mereka, atau mentionmu kalah rajin di banding mereka, inikan jadi masalah nantinya. Bayangkan berapa banyak mention yang masuk ke Acc twittermu yang isinya pasti bilang " Itu OSHI gue woyyy" atau " Bakar aja udah bakarrrrr" atau yang lebih kejam lagi " Santet aja Santet udah". kalo begitu urusannya gimana kamu bisa tenang pacaran coba. Jangan jangan ngedate aja belum tapi babak belur udah...

2. Doa Doa Yang Tak Bertanggung Jawab

Kalo kamu bisa pacaran sama salah satu member JKT48, buat kamu itu memang anugrah guys, tapi lihat realitanya, kedekatan Member dengan Fansnya tak dipungkiri membuat rasa memiliki Fans terhadap Member Favoritnya menjadi lebih besar, nah bayangkan kalo mereka tau kamu ternyata pacaran sama oshi mereka. kalo fansnya ngerti dan meridhoi hubungan kalian sih gak papa, malah bagus iya gak sih? nah disini masalahnya, kalo mereka gak suka kamu jadian sama oshinya, dan mereka mendoakan kamu supaya putus, apa enaknya juga. inget fans mereka bukan hanya puluhan atau ratusan, tapi puluhan ribu bahkan ratusan ribu. jadi kalo yang muslim aja sehari shalat 5 waktu, kalikan aja 5 doa perorang, kalikan lagi ratusan ribu orang yang jadi fans cewe kamu. Doa 40 orang aja akan dengan mudah di ijabah, gimana yang ratusan ribu? yoi gak sih? hahahahaha Repot kan urusannya!

3. Gaya Hidup Yang High Class

Gak usah ditanya lagi, kalo soal gaya hidup, member JKT48 mungkin ada di atas rata rata kita yang notabenya anak sekolahan atau karyawan kontrak. Kalopun kamu bisa pacaran dengan salah satu member JKT48, apa iya kamu siap mengikuti gaya hidup mereka? Mulai dari jemput mereka pake mobil, ajak makan di restorant, ajak nonton, sewa bodyguard, belanjain baju dan tas bermerk. loh apa harus? iya iya dong, sekarang kalo kamu jemput mereka pake motor, kasian merekanya kan? masa mesti angin anginan, nanti kalo masuk angin gimana? nanti kalo sakit terus fansnya tau terus ngamuk ngamuk ke kamu gimana? itu baru soal antar jemput. Belum lagi soal sewa BodyGuard, inget merekapun manusia biasa, kalo gak dijaga BodyGuard yang ada cewe kamu di karungin orang ntar terus di bawa pulang deh, hihihihihi intinya kamu harus mastiin kalo kamu bisa imbangin gaya hidup mereka dan itu harus. 

4. Siap Siap Patah Hati Saat HandShake Event

Buat kita HS itu emang event special banget, bayangin kamu ada di satu sekat dimana hanya kamu dan member disana, bersalaman, bertatap muka langsung, aahhh rasanya dunia hanya milik berdua, yang lain di expor aja ke planet Mars. Nah bayangkan kalo kamu bener bener jadi Pacar dari salah satu Member JKT48, saat HS para wota berbondong bondong datang untuk mengikuti event tersebut, bayangkan berapa bayak tangan yang bersalaman, atau kontak mata yang terjadi antara cewe kamu dan para Fansnya. Inget guys, jatuh cinta itu bisa berawal dari kontak mata lho, jadi kenungkinan cewe kamu untuk berpaling ke lain hati juga jauh lebih besar, yang artinya setiap ada event HS kamu harus siap siap nangis bombay di akhir acara. 

5. Ia Tetaplah Seorang Bintang

Ya, meskipun kiuta berhasil memiliki pacar dari kalangan member JKT48, tapi kita juga harus sadar jika ia tetaplah bintang, dengan kata lain ia akan dengan mudah mendapat perhatian dari orang lain. Belum lagi ia dituntut untuk Profesional dengan pekerjaan mereka sebagai member JKT48, seperti pakai Baju ketat lah, rok pendek lah, PhotoPacknya di jual belikan untuk jadiin bahan delusilah, apa kamu rela kalo cewe kamu seperti itu? Emangnya cewe itu kayak coklat? terkenal sih, tapi rela bagi bagi? hehehehe 

Nah maka dari itu, Ngidollah yang wajar, gak usah terlalu obsesif sama Oshi kalian atau member JKT48, mereka jugakan manusia biasa, mereka juga pasti punya salah, gak harus tiap mereka mention atau posting photo sama cowo meskipun itu sepupu atau kaka sendiri terus rame, Bakarlah, Keluarinlah, tanpa kita mereka memang bukan apa apa, tapi hal itu bukan alasan untuk kita mencampuri urusan pribadi mereka kan? kalo mau support ya supportlah dengan tulus, doain yang baui baik, terima semua kekurangan dan kelabihan mereka, dan inget mereka itu bukan cuma milik 1 atau 2 orang, tapi mereka milik kita semua para FansJKT48, jadi mulailah ngidol dengan wajar dan jangan sampe kebablasan dan hal hal yang gak diinginkan terjadi. Sekian dulu ya sahabat jeketi dan sahabat be'erti operation, moga dapat bermanfaat dan menghibur, jika ada yang kurang berkenan dengan isi postingan tersebut, mimin mohon maaf ya, mimin cuma manuasia biasa yang cuma pengen berbagi aja, siapa tau impian mimin untuk nikah sama member JKT48 juga kesampean *eehhhhhhhh


~~SEKIAN~~

Macam Macam Fanbase JKT48 di Twitter

Hallooooo..... Wahhh apa kabarnya nih sobat Jeketi dan Natalia OShi hehehehehe nah kali ini mimin akan bahas soal yang namanya FANBASE? Nah menurut hasil temuan mimin di Google Earth, jadi Fanbase itu suatu forum yang ditujukan untuk mendukung seorang idola. Fanbase ini bisa berupa forum (yang anggotanya bisa ketemu dan ngumpul) atau bisa juga berbentuk page di FB, account twitter, blog, dan webpage. Anggota fanbase itu biasanya punya beberapa kegiatan, misalnya gathering (ngumpul bareng), bikin acara amal di waktu2 tertentu (misalnya di hari ulang tahun idola mereka), dan bikin project lain yang berkaitan dengan idola mereka.

Jadi udah pada fahamkan soal  Fanbase itu apa? nah sekarang mari kita bahas soal FanBase JKT48, Menurut perkiraan, Di Indonesia saja ada Jutaan Fanbase yang berisikan para Fans JKT48, sebenernya masalah gak sih kalo jumlahnya sebanyak itu, kok mudah banget ngejamur? Sebenernya selama kegiatannya jelas dan positif sih gak masalah, karna FanBase bukan sekedar untuk ngidol saja, tapi juga bisa jadi ajang silaturahmi dan mencari banyak sahabat baru. Nah makanya agak mengherankan yah, kalo ada beberapa artikel yang menyatakan kalo bikin FanBase yang unofficial itu cuma buang tenaga dan waktu, apalagi penulis atau blognya membawa bawa nama JKT48 segala didalamnya. Ini Indonesia, Negara dimana semua orang bebas berexpresi, yoi gak sih guys? Oke dari pada pusing pusing bahas artikel yang gak penting, kita bahas macam macam FanBase JKT48.

1. Official FanBase JKT48
Ini adalah FanBase resmi yang dimiliki oleh JKT48, yaa Acc Fanbase yang satu ini emang terkesan special banget untuk para Fans JKT48, Selain selalu menghadirkan info info teranyar dari dunia JKT48, tak jarang Photo Photo kegiatan para member JKT48 juga sering mereka Share. acc @officialJKT48 ini juga dipastikan menjadi satu satunya acc Fanbase di Twitter yang di Follback oleh semua member JKT48. *secara acc officialnya.

2. FunBase
Nah, kalo yang ini memang agak beda dari Fanbase yang lainya, biasanya FanBase yang berbasis FunBase lebih mengarah ke pada seru seruannya dibanding info tentang JKT48, hingga kini ada beberapa Acc Funbase di twiiter yang sukses mencuri perhatian para FansJKT48 dengan tweet gilanya, atau Photo Garpunya dan Sendoknya *-___-" udah kaya rumah makan , atau sekedar ngadain kuis berhadiah tiap minggunya.*itupun kalo ownernya wotajir! Dan melihat dari perkembanganya sih kayaknya acc seperti ini akan terus bertambah.

3. Regional FanBase
Nah kalo ini adalah FanBase JKT48 yang berbasis di suatu daerah tertentu, dan biasanya Fanbase ini juga menyertakan nama daerahnya, gak cuma FanBase JKT48 aja lho, tapi juga Fanbase Member juga. Sebagai salah satu contoh ada BRT_Operation Team, Fanbase JKT48 yang merupakan kesatuan dari hampir 20 Fanbase asal bekasi. *Promosi dikit boleh kan? hehehehe Banyak juga sih, ada Achanation Jakarta, Achanation Surabaya, Shanjunisme Jakarta, Naomission Jogja, atau Dellanation Jawa Barat.

4. FanBase Sepuh
Nah jangan fikir FanBase sepuh ini adalah FanBase yang Adminnya sudah lanjut usia, waahhh bisa di kemplang nanti sama Ownernya, hihihihi Nah FanBase Sepuh ini adalah FanBase yang sudah lebih dulu ada di banding FanBase lainnya. Perbedaan dari FanBase lainnya jelas bisa dilihat dari jumlah Followers ( Bukan Auto Followers yang pasti ), dan banyaknya kegiatan yang telah mereka ikuti. Bisa di bilang FanBase ini adalah FanBase yang menjadi cikal bakal bagi FanBase lain yang jumlahnya membludak seperti sekarang, jadi mereka dibilang sepuh juga karena pengalaman mereka dalam dunia idoling yang sudah tidak bisa diragukan lagi.

5. FanBase Selewat
Sangking banyaknya Fans JKT48 dan mudahnya membuat Account di Twitter baik Facebook membuat sebagian orang tertarik untuk membuat FanBase, padahal ia sendiri tak mengerti apa fungsi dari FanBase yang ia buat. Dengan kata lain FanBase yang seperti ini biasanya hanya ikut ikutan saja, tanpa ada kegiatan ataupun info info yang mereka share kepada Followersnya. Karena itulah biasanya FanBase yang tak memiliki dasar dan tujuan yang jelas dalam pembentukannya, biasanya hanya akan bertahan tak lebih dari 1 bulan dan setelah itu Accnya tak lagi aktif dan terbengkalai.

6. FanBase Kuis
FanBase yang satu ini bisa dibilang adalah FanBase yang dermawan, entah karena memang kebanyakan uang atau memang memiliki hati yang begitu mulia, FanBase ini sering sekali mengadakan kuis, bahkan jumlah Followersnya cenderung cepat bertambah karena para Followersnya tertarik pada hadiah dari kuisnya, bukan info yang FanBase ini Share. Makanya ada istilah di beberapa kalangan FansJKT48, yang menyebut Followers dari FanBase ini adalah Followers Kuis, yakni Followers yang rajin aktif hanya jika Fanbase tersebut mengadakan kuis.

7. FanBase Dokumenter
Nah, FanBase yang satu ini biasanya sering sekali menShare hasli dokumenter yang mereka dapatkan dari Event Event JKT48 yang mereka datangi. Tak jarang FanBase ini juga mengShare Jadwal event yang akan JKT48 gelar, FanBase ini memang sangat membantu bagi para FansJKT48 yang berada di daerah yang jauh dari Jakarta atau Event JKT48 berlangsung, setidaknya dengan Photo atau hasil Dokumenter yang mereka Share, para FansJKT48 yang tak bisa datang bisa mengetahui apa yang terjadi di Event tersebut dan mengobati rasa rindu kepada Idolanya dengan melihat Photo yang di Share.

Nahhh mungkin segitu dulu ya yang bisa mimin Share kali ini, mohon maaf jika ada yang kurang setuju atau tidak berkenan dengan isi dari artikel yang mimin buat. Karena mimin cuma ingin berbagi aja, semoga bisa membantu teman teman FansJKT48 lainnya. Oia, kritik dan saran juga comentnya mimin tunggu ya, agar kedepannya Postingan mimin bisa lebih baik lagi, maklum mimin masih belajar. Pesan  dari mimin Keep Support Our Idol JKT48 yaaaa....


~~SEKIAN~~

Plus Minus Jadi WOTA


Akhir akhir ini nama JKT48 makin sering menghiasi layar kaca, baik itu sebagai bintang iklan maupun penampilan mereka di acara musik. Hal inipun disinyalir sebagai penyebab makin menjamurnya jumlah Fans mereka. Dari sabang sampai merauke berjajar pulau pulau *eh kok jadi nyanyi? maksudnya dari sabang sampai merauke hampir setiap daerahnya pasti ada Fans JKT disana, ini bisa dibuktikan dengan banyaknya FanBase yang mengatas namakan region daerah mereka. Bayangin aja kalo Fanbasenya aja udah ngejamur gimana Fansnya? tapi dibalik membludaknya jumlah Fans dari JKT48 ini ternyata ada sisi Plus dan Minusnya juga lho jadi seorang FansJKT48 yang katanya paling gak mau kalo disebut WOTA padahal dalam hati kecilnya berharap dipanggil WOTA. Apa aja sih Plus dan Minusnya jadi Fans JKT48, ini dia mimin hadirkan untuk kamu semua.

SISI PLUS


1. Dikenal Sebagai Fans Berkantong Tebal 
Dunia Idoling itu emang keras, emang mahal, dan ini sudah menjadi realita dikalangan para FansJKT48, gimana enggak, bayangkan saja setiap tiket Theater bisa mencapai harga Rp 100.000 dan ini belum termasuk aksesoris seperti LS, Kaos, Topi, Sweater, atau PP dengan harga yang waw yang biasanya menjadi ciri khas dari Fans JKT48. Bisa dibayangkan berapa banyak uang yang harus di keluarkan oleh setiap Fans JKT48, ini belum termasuk biaya pengeluaran untuk jajan, uang jalan atau Event sepeti HS atau mungkin Twoshoot dengan member pujaan. Meski begitu para FansJKT ini seperti tak pernah kehabisan uang untuk memuaskan hasrat mereka, ini bisa dibuktikan dengan hampir tak pernah sepinya theater JKT48 yang digelar setiap hari, belum lagi hampir setiap JKT mengadakan Event pasti penuh dengan Fans mereka. Ini mungkin berbanding terbalik dengan kebanyakan Fans dari grup band atau girlband lain yang lebih dulu hadir menghiasi blantika musik tanah air. Tak heran jika Fans JKT ini dikenal sebagai Fans dengan kantong yang tebal, karena berbagai alasan atas.


2. Punya Basis Fans Yang Besar
JKT48 memang bisa dibilang Fenomena baru di dunia musik Indonesia, dengan konsep IDOL YOU CAN MEET, mereka berhasil menarik Fansnya dengan konsep yang baru dan berbeda dari kebanyakan BoyBand/GirlBand yang sempat booming. Namun Setelah JKT48 muncul, Fenomena K-Pop yang pernah melanda Indonesia beberapa waktu lalu kini perlahan mulai menghilang dan berganti J-Pop yang sukses di bawakan JKT sebagai IDOL GROUP pertama di Indonesia. Nah karena konsep yang baru dan beda yang mereka tawarkan, Jumlah Fans pun kian meledak dan menjamur ditiap harinya, Jika diawalnya JKT hanya dikenal dikalangan Fans AKB48 di Indonesia atau mungkin hanya di daerah  Jakarta dan sekitarnya saja, kini Fans JKT sudah menyebar sampai kepelosok sekalipun. Maka dari itulah JKT48 Dikenal memiliki basis Fans yang besar dan tersebar di tiap daerah meskipun JKT48 baru hadir di Indonesia sekitar 2 tahun.


3. Dikenal Kreatif
Fans JKT48 juga dikenal sebagai Fans yang kreatif, dan Expresif. Gak percaya? coba deh buka situs youtube, begitu banyak Video dari Fans JKT mulai dari Video Cover lagu, lagu ciptaan untuk oshinya, atau gabungan foto member yang dibentuk menjadi Video. Tak cuma sampai disitu, para fans JKT48 juga punya gerakan sendiri yang biasa mereka sebut WOTAGEI, belum lagi hasil Fanart dan Fanfict yang sering para FanBase atau Fans Share di Blog atau Twitter milik mereka. Jika kita perhatinkan Fenomena ini justru baru muncul ketika JKT48 hadir. Nah maka dari itu JKT48 dikenal memiliki Fans yang kreatif.


4. Bangga Dengan Status Jomblo
Untuk sebagian besar orang, Status jomblo itu memang bisa dibilang adalah salah satu hal yang harus di simpan rapat rapat. Belum lagi perasaan iri yang kian menyayat hati jika malam minggu tiba, dimana para Jombloers hanya bisa melewati malam yang sepi dan sunyi tanpat kekasih hati *ehhh kok jadi kayak lirik lagu! ini berbanding terbalik dengan sebagian Fans JKT yang justru menganggap jomblo itu bukanlah suatu masalah, bahkan terkadang lebih bangga dengan status jomblonya. Loh kok bisa? menurut hasil survey 78.8% Fans JKT48 itu bersatus Jomblo dan mereka sepertinya tak begitu memusingkan status kejombloannya. Kereennn kan? 


5. Punya Idola Yang Bisa Ditemui Tiap Hari
Di Indonesia mungkin JKT48 adalah satu satunya dan yang pertama kali mengenalkan konsep IDOL YOU CAN MEET, dimana para Fansnya bisa menemui Idolanya setiap hari. Ini tentu saja menjadi kebanggan bagi para Fans JKT, karena setidaknya mereka bisa bertemu dengan IDOLAnya kapanpun mereka mau dan hal ini juga yang membuat hubungan antara JKT48 dengan para Fansnya menjadi dekat. Hal ini pulalah yang tidak dimiliki oleh BoyBand atau GirlBand lain di Indonesia saat ini.


6. Kekompakan Antar Para Fans
Tak hanya dikenal dengan jumlah Fans yang banyak, JKT juga dikenal dengan Fans yang Kompak, Ini bisa dibuktikan dengan ramainya event yang mereka gelar, dan saat JKT48 ferform para Fansnya pasti melakukan Chant tanpa mesti dikomandoi. Tak hanya itu, Fans JKT juga beberapa kali sukses menggalang dana untuk korban bencana, dan dalam proses penggalangan tersebut melibatkan Fans JKT baik sebagai penyelenggara ataupun sebagai donatur.


7. Berasal Dari Semua Kalangan Dan Umur
Nah FansJKT juga memiliki keunikan tersendiri lho, yakni mereka berasal dari berbagai kalangan dan umur, mulai dari anak SD sampai Karyawan Kantoran, dari mulai anak tukang traktor sampai anak kontraktor, semuanya lengkap deh, dan lebih hebatnya lagi mereka berbaur menjadi satu tanpa ada batasan usia maupun status sosial. 

SISI MINUS



1. Dikenal Alay Dan Kadang Anarkis
Karena banyaknya Akesesoris yang biasa di gunakan FansJKT48 atau kalangan Wotalaynya JKT48, maka cap Alay pun akhirnya merembet ke semua Fans JKT48. Yaps, terkadang ada beberapa orang yang mengaku Fans JKT tapi entah saking cintanya pada JKT atau memang ingin terlihat berbeda sendiri di banding Fans lainnya, maka terkadang ia terlalu berlebihan baik itu soal penampilan atau dalam hal idoling. Tak hanya itu, kadang Fans JKT48 juga harus tercoreng dengan mudahnya terpancing oleh hal hal yang berbau merendahkan JKT48 atau Oshi mereka, dan gelar ini sepertinya akan sulit hilang sampai para Fansnya mau berubah dan memperbaiki sikap sikap mereka.


2. Dompet Sering Jebol
Yups meski dikenal dengan Fans yang berkantong tebal, tapi tetap saja ada beberapa Fans JKT yang mengaku sering lepas kontrol dalam belanja hal hal yang berbau JKT, mulai dari PP, LS dan Tiket Theater,  terkadang mereka terlalu asyik mengeluarkan uang mereka tanpa sadar jika sebenarnya ini benar benar bisa membuat dompet mereka jebol. Ditambah lagi Fans JKT yang sebagian besar masih berstatus pelajar, maka dalam hal pengelolaan keuangan pun mereka sering kali tidak bisa melakukannya dengan baik, bahkan dalam beberapa kasus terdapat Fans yang rela pinjam uang sana sini hanya demi memenuhi keiinginannya untuk terlihat keren dibanding Fans yang lain, parahnya ia justru malah kebingungan ketika harus membayar hutang hutangnya.


3. Di Cap Maho / Banci
Entah dari mana istilah salah kaprah ini disematkan pada Fans JKT48, banyak orang beranggapan jika seorang cowo itu tak pantas mengidolakan JKT48 dikarenakan para personilnya adalah gadis gadis remaja nan cantik. Padahal jika di fikir lagi cowok yang menjadi Fans JKT adalah cowo yang normal dan tidak ada unsur maho atau Banci sedikitpun, karena wajar saja jika banyak fans JKT48 itu dari kalangan kaum adam, ini dikarenakan mereka merasa lebih seru jika bisa dekat dan bertemu cewek cewek cantik seperti member member di JKT. Tapi sayangnya nasi telah jadi bubur, hingga kinipun masih banyak Fans JKT yang harus menyembunyikan ke Wotaannya karena hal hal salah kaprah yang dialamatkan kepada mereka.


4. Jadi Kenal Istilah Garpu dan Rare
Seiring dengan berkembangnya jumlah Fans JKT, maka makin banyak pulalah Acc Acc Funbase atau FanBase yang tidak jelas di media sosial khususnya Twitter. Yaps, alih alih menshare info terupdate tentang JKT48 dan para membernya, sebagian orang yang tidak bertanggung jawab ini malah sering kali menshare pict pict yang tidak seharusnya di share. Memang sih sejauh ini pict yang diikenal dengan istilah garpu ini masih bermodelkan member member dari AKB yang di jepang sana sudah dilegalkan. Tapi ini Indonesia, negara yang penuh dengan adat budaya timur yang penuh dengan sopan santun. Tak heran banyak yang tadinya tak mengenal istilah Garpu dan rare kini menjadi tau sejak masuk dunia Idoling.


5. Sering Lupa Pacar
Meski rata rata Fans JKT48 itu jomblo, tapi diantara banyaknya para Fans Jomblo pun masih ada beberapa Fans JKT yang juga sudah menjalin hubungan pacaran. tapi kadang bagi mereka yang terlalu serius ngidol kadang kala mereka tak bisa membagi waktu dan akhirnya sang kekasihlah yang harus dikorbankan. Jadi terkadang ngefans JKT itu bisa bikin lupa pacar lho, dan ini serius. Kalo sudah begini maka satu satunya jalan adalah mulai mebatasi diri dan membagi waktu dengan baik agar pasangan kamu juga tak menjadi kecewa dan berujung pada kandasnya hubungan.


6. Patah Hati Berlebih Saat Ditinggal Grade Member
Sudah menjadi rahasia umum dikalangan para Fans jika Gradenya member itu menjadi salah satu bencana atau hal yang paling tak diinginkan. Karena dengan otomatis member yang Grade akan lebih sulit ditemui, tak seperti saat masih di JKT yang bisa ditemui setiap hari. Ditambah informasi pribadi baik dari alamat dan tempat sekolah yang di tutup rapat rapat oleh member dan JOT semakin membuat Gradenya member itu menakutkan. Apalagi bagi para Fans yang memang sudah merasa klop dengan member yang jadi oshinya, ini tentu akan makin membuat Patah hati saat si member Garde. Bahkan menurut pengakuan beberapa Fans yang telah merasakan dittinggal grade, Patah hatinya itu lebih parah dibanding ditinggal oleh sang Pacar. *adeeuhhh adeuuhhh sampe segitunya ternyata.


7. Hilangnya Rasa Malu Di Depan Umum
Jika dilihat dari tingkah polah Fans JKT48, memang tidak semua sih yang yang telah masuk sampai kategori ini, tapi tanpa di sadari justru trend wota yang seolah cuek dan tak merasa malu di depan umum saat mereka bergaya dengan mencolok terus meningkat seiring dengan bertambah banyaknya Fans JKT48. Kini Fans JKT48 terkadang terlalu PeDe dan akhirnya urat malupun putus, mereka kadang malah merasa bangga apabila jadi pusat perhatian didepan umum. Sungguh mengherankan bukan?